Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

20 Guru SD di Kota Malang Belajar Jadi Wartawan

Aditya Novrian • Jumat, 11 Oktober 2024 | 19:52 WIB
PEDULI LITERASI: 20 guru dari Kecamatan Kedungkandang antusias mengikuti Diklat Jurnalistik Guru di Kantor Jawa Pos Radar Malang, Kamis (10/10).
PEDULI LITERASI: 20 guru dari Kecamatan Kedungkandang antusias mengikuti Diklat Jurnalistik Guru di Kantor Jawa Pos Radar Malang, Kamis (10/10).

MALANG KOTA – Sebanyak 20 guru SD di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, belajar jurnalistik kemarin pagi (10/10).

Acara berlangsung di Kantor Jawa Pos Radar Malang Jalan Kawi Nomor 11B, Klojen, Kota Malang.

Peserta diklat di Kota Malang itu antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Dibuktikan dengan dua karya tulis yang dibuat dalam bentuk individu dan kelompok.

Acara dibuka dengan materi ”Belajar Jurnalistik bagi Pemula” dari Redaktur Jawa Pos Radar Malang Aditya Novrian.

Dilanjutkan, sesi tanya jawab dan menulis secara individu mengangkat tema “Masalah di Sekolahku.”

”Pengalaman baru, bisa menulis berita sendiri dan menjadi wartawan bersama rekan guru yang lain. Semoga kegiatan ini tidak berhenti di sini, tapi tim Jawa Pos Radar Malang bisa hadir ke sekolah untuk mengedukasi seluruh guru kami,” ungkap Guru SD Islam Nurul Izzah Silmi Farichah MPd.

KOMPAK : Kelompok Syantik mempresentasikan hasil praktek menjadi wartawan saat Diklat berlangsung.
KOMPAK : Kelompok Syantik mempresentasikan hasil praktek menjadi wartawan saat Diklat berlangsung.

Ada hadiah eksklusif untuk tulisan peserta terbaik.

Yang berbeda dari diklat yang lain, seluruh karya tulis peserta yang berisi prestasi dan inovasi sekolah akan dimuat di website Jawa Pos Radar Malang.

Banyak manfaat yang bisa di dapat peserta dengan mengikuti kegiatan ini.

Mulai dari ilmu berliterasi, membuat berita, hingga belajar menjadi wartawan.

Koordinator Diklat Jurnalistik Guru Se-Kota Malang Bachtiar Eko S menyebut jika mereka akan terus menyebarkan virus-virus literasi melalui berita untuk pendidikan Kota Malang yang lebih baik.

BERANI TAMPIL : Hadiah exclusive dari Jawa Pos Radar Malang untuk peserta yang berani bertanya saat sesi tanya jawab.
BERANI TAMPIL : Hadiah exclusive dari Jawa Pos Radar Malang untuk peserta yang berani bertanya saat sesi tanya jawab.

Sangat rugi jika sekolah tidak mengikutsertakan gurunya.

”Karena Disdikbud Kota Malang pun sudah merekomendasi untuk berpastisipasi aktif dalam kegiatan ini, sebagai bagian membangun branding sekolah,” tutupnya. (bes/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Wartawan #20 guru sd #Kota Malang #Jadi #belajar