KEPANJEN – Pemkab Malang terus mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan, khususnya pemerataan akses perguruan tinggi negeri (PTN) bagi masyarakat. Salah satunya diwujudkan dengan menyiapkan lahan untuk pembangunan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang di Kabupaten Malang.
Pemkab Malang telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare di Desa Sedayu, Kecamatan Turen, untuk pembangunan kampus IV UIN Maliki. Kampus ini rencananya akan menghadirkan tiga program studi, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan.
Bupati Malang H M. Sanusi menyampaikan, hadirnya kampus ini akan mempermudah anak-anak Kabupaten Malang mengakses pendidikan tinggi. ”Dengan adanya kampus ini, kesempatan anak-anak Kabupaten Malang meningkatkan pengetahuan akan semakin mudah,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Tidak hanya pemerataan pendidikan, pembangunan kampus juga diharapkan memberi efek positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Salah satunya melalui perputaran ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). ”Jika mahasiswanya ada sekitar 5.000 orang dengan kebutuhan makan dan minum per bulannya Rp 2 juta, perputaran uang bisa sampai Rp 10 miliar,” jelas Bupati.
Meski lahan telah disiapkan, Bupati Sanusi menegaskan Pemkab Malang tidak bertanggung jawab atas pembangunan fisik kampus. Pelaksana pembangunan tetap menjadi tanggung jawab pihak UIN Maliki, sementara Pemkab hanya menyiapkan lahan. Komunikasi dengan pihak kampus terus dilakukan, dengan harapan kampus sudah bisa beroperasi pada 2026.
Sebelumnya, Pemkab Malang telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) dengan Kementerian Agama (Kemenag) pada 2022 di UIN Maliki.
Selain UIN Maliki, beberapa perguruan tinggi negeri juga tengah membangun gedung pembelajaran di Kabupaten Malang. Universitas Brawijaya (UB) membangun kampus di Desa Panggungrejo, Kepanjen, sementara King’s College London hadir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. Dengan akses pendidikan yang semakin mudah, diharapkan semakin banyak warga Kabupaten Malang yang menempuh pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi. (yun/adn)
Editor : A. Nugroho