Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kelas Coding dan AI: Setahun Mampu Beri Bekal 300 hingga 400 Murid

A. Nugroho • Minggu, 14 September 2025 | 18:37 WIB
KECIL-KECIL CABAI RAWIT: Seorang anak melakukan coding secara sederhana lewat komputer kemarin.
KECIL-KECIL CABAI RAWIT: Seorang anak melakukan coding secara sederhana lewat komputer kemarin.

MALANG - SEJAK wacana AI dan coding bakal menjadi mata pelajaran wajib di sekolah dasar hingga menengah, para orang tua kini berbondong-bondong mendaftarkan anaknya. Bahkan murid taman kanak-kanak (TK) pun sudah tak asing lagi dengan istilah coding.

Salah satu yang merasakan lonjakan minat itu adalah Kode Kiddo Malang. Lembaga kursus yang berada di Jalan Telaga Bodas, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun ini sudah lebih dulu membuka kelas coding dan AI sejak akhir 2019.

Kala itu, kecerdasan buatan baru sekadar booming di dunia teknologi. Namun, Kode Kiddo melihat tren penggunaan gawai di masyarakat bakal terus meningkat.

”Makanya kami putus kan buka les coding dan drawing art. Waktu itu yang daftar langsung banyak,” ujar Christi, Owner Kode Kiddo.

Materi yang ditawarkan juga disesuaikan dengan usia. Mulai pengenalan logika pemrograman sederhana, penggunaan bahasa pemrograman ramah anak, hingga membuat proyek kecil seperti game mini atau animasi.

Sayangnya, pandemi Covid-19 sempat membuat program harus terhenti. Satu tahun penuh Kode Kiddo vakum karena aturan social distancing. ”Tahun 2022 baru kami berani buka lagi, online dan offline sekaligus,” kenang Christi.

Momentum itu bertepatan dengan semakin dikenalnya coding dan AI di sekolah. Pamornya meroket, apalagi sejak awal 2025 wacana penerapan mata pelajaran AI di semua jenjang semakin dekat. Kode Kiddo pun langsung menambah kelas untuk anak TK.

”Rata-rata ada 300 sampai 400 anak per tahun yang ikut les di sini,” terang Christi. Kode Kiddo juga dianggap punya keunggulan karena kurikulumnya mengacu pada standar Silicon Valley dan Australia.

Update modul terus dilakukan agar sesuai dengan kemampuan siswa Indonesia. Bahkan, Kode Kiddo kerap digandeng Dinas Pendidkan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang untuk melatih calon guru AI dan coding.

Untuk tenaga pengajar, Christi menegaskan hanya menerima lulusan sarjana pendidikan teknologi. Sebelum mengajar, tutor wajib melewati pelatihan internal selama dua bulan. ”Kami utamakan bukan hanya soal ilmu, tapi juga cara penyampaian dan pembawaan,” tegasnya.

Soal biaya, relatif terjangkau. Anak TK dan SD cukup Rp 450 ribu per bulan dengan empat kali pertemuan. Sedangkan jenjang SMP–SMA dipatok Rp 500 ribu hingga Rp 550 ribu. (aff/adn)

Editor : A. Nugroho
#wajib #AI #coding #malang #pelajaran