MALANG KOTA, RADAR MALANG - Tahun ajaran baru di Sekolah Rakyat bakal dimulai 16 Juli nanti. Rekrutmen murid barunya sudah dimulai pada bulan ini. Sayangnya, sampai sekarang belum ada kepastian kuota yang dibuka.
Keterbatasan tempat jadi kendala utamanya. Contohnya di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang, yang menempati gedung Politeknik Kota Malang (Poltekom). Sama dengan tahun lalu, mereka berencana membuka kuota untuk 100 pelajar.
Sampai kemarin (3/4) sudah ada lima siswa yang diproyeksikan mengisi kuota. Pelajar-pelajar itu berasal dari keluarga desil 1 dan 2 yang terlambat direkrut pada tahun lalu. Meski sudah merumuskan rencana rekrutmen, SRMP 16 belum mendapat kepastian kuota dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, leading sector program Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Sekolah Rakyat di Singosari Malang Tambah Dua Ekstrakurikuler Baru
Alasannya karena keterbatasan kapasitas gedung. ”Tahun ini gedung pinjaman dari Poltekom sudah penuh, sementara pembangunan gedung permanen masih dalam tahap penentuan lahan,” ujar Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang Donny Sandito.
Muncul opsi sementara, yakni peserta didik baru bakal dititipkan ke gedung Sekolah Rakyat di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Namun Dinsos Kota Malang juga belum bisa memastikan itu karena mereka masih menunggu arahan Kemensos RI.
Sembari menunggu kabar, mereka fokus memilah anak dengan usia SMP yang masuk di desil 1 dan 2 lebih dahulu. Dinsos Kota Malang memberi tenggat waktu masa rekrutmen harus selesai bulan Juni. Sebab jumlah siswa yang diterima bakal menjadi landasan penentuan gedung untuk siswa baru.
Baca Juga: Pelajar di Dua Sekolah Rakyat Kota Malang Dapat Bingkisan dari Kemensos RI
Proses rekrutmen itu dipastikan tidak mudah. Berkaca dari pengalaman tahun lalu, masih sering ditemui penolakan dari orang tua maupun calon siswa. Ada yang lebih memilih membantu orang tua dengan bekerja.
Sementara itu, jalannya semester kedua untuk pelajar angkatan pertama sudah berkembang signifikan. Wakil Kepala Bidang (Kabid) Humas SRMP 16 Kota Malang Rosita Devi Ramadhani menuturkan, saat ini nilai murid-murid di sekolahnya sudah bagus. Jauh meningkat dibanding pertama kali masuk.
”Berdasar nilai sumatif akhir semester satu lalu sudah ada peningkatan. Minggu depan bakal ada sumatif untuk tengah semester dua ini,” ujarnya. Dia mengakui, masih ada beberapa siswa yang butuh pendampingan khusus. Total ada 24 siswa yang masih diberi pembelajaran ekstra.
Mulai dari tambahan belajar membaca, berhitung, hingga memahami bacaan. Yang pasti menurut Rosita, mereka sudah betah tinggal di asrama. Terlihat dari semangat belajar tiap hari dan tidak ada siswa yang mencoba kabur lagi.
Total 94 pelajar yang tinggal di sana juga mulai aktif mengikuti berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler yang disediakan. Saat ini ada 18 ekstrakurikuler yang tersedia di SRMP 16. Mulai dari Pramuka, Paskibraka, hingga silat dan beragam Olimpiade matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan IPS. Terbaru, ada penambahan ekstrakurikuler teater. (aff/by)
Editor : A. Nugroho