KARANGPLOSO - Tiga remaja asal Desa Bocek, Kecamatan Karangploso dinyatakan hilang di Gunung Arjuno pada Selasa (25/3).
Mereka adalah Galang Fareza Saputra, 15, Mirza Mau lana, 17, dan Rizki Rona Pratama, 17.
Ketiganya mendaki Gunung Arjuno pada pukul 10.00 lewat jalur Gunung Mujur, Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso.
”Jalur yang mereka pakai itu bukan jalur pendakian resmi. Tapi yang biasa dipakai para pemburu,” kata Kapolsek Karangploso AKP Sumantri Wibisono.
Diketahui, tiga sepeda motor mereka dititipkan ke sebuah rumah milik Tono sebelum beranjak naik.
Akan tetapi, sampai pukul 18.00, tiga remaja itu tidak kembali.
Orang tua mereka pun berupaya untuk melakukan pencarian.
Pencarian dibantu oleh tim Basarnas Surabaya.
Ketiga remaja itu pun berhasil ditemukan dalam kondisi selamat kemarin (26/3) pagi.
”Pukul 07.30 tim pencarian menemukan mereka dalam keadaan hidup,” ujar Sumantri.
Ketua Tim Pencarian Basarnas Surabaya Yoni Fariza mengatakan, ketiga pendaki ditemukan di jalur pendakian via Gunung Mujur sejauh 1 kilometer dari posko pencarian di Dusun Sumbersari, Desa Tawang argo, Kecamatan Karangploso.
”Semua masih dalam keadaan berjalan saat kami temukan,” terang dia.
Ketika ditanyai petugas, tiga remaja tersebut memang sengaja melakukan pendakian ke puncak Arjuno.
Alasannya semata untuk mencari pengalaman.
Mereka hanya mengenakan baju tebal seadanya dan tidak memakai sepatu pendaki gunung saat itu.
Bekal perjalanan pun seadanya.
Bahkan, Galang masih mengenakan seragam Pramuka.
Mereka juga tidak membekali diri dengan kompas.
Posisi tersesat tiga remaja itu berada di salah satu percabangan pertama.
”Percabangannya menyerupai pohon beringin, jadi banyak arah tapi memang menuju puncak gunung,” tandas dia. (biy/adn)
Editor : A. Nugroho