Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bumbu Dapur Stabil, Daging dan Telur Melejit

Mardi Sampurno • Sabtu, 20 Agustus 2022 | 23:05 WIB
NAIK LAGI: Salah seorang pedagang melayani pembeli di Pasar Singosari, kemarin (19/8). Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan. (HANIFUDIN MUSA/RADAR MALANG)
NAIK LAGI: Salah seorang pedagang melayani pembeli di Pasar Singosari, kemarin (19/8). Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan. (HANIFUDIN MUSA/RADAR MALANG)
KABUPATEN – Harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Selain telur, harga daging ayam di pasar tradisional di Kabupaten Malang juga ikut merangkak naik. Sementara untuk komoditas lain seperti bawang hingga cabai cukup stabil.

Seperti hasil pantauan di Pasar Singosari kemarin (19/8), harga telur yang sebelumnya masih berkisar Rp 27 ribu per kilogram, kini tembus Rp 29,5 ribu. Sementara harga daging ayam juga melejit. Imam Subakti, 44, penjual daging ayam di Pasar Singosari menyatakan saat ini sudah tembus Rp 33 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya ia menjual Rp 27 ribu. “Naiknya sejak tanggal 16 Agustus itu. Naiknya kadang Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per harinya,” kata dia.

Sementara itu, untuk komoditas beras juga mengalami kenaikan. Untuk beras kualitas bawah yang semula Rp 9 ribu perkilo, kini menjadi Rp 9.500. Sedangkan untuk beras kualitas medium yang semula Rp 10 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 10,5 ribu. Sementara untuk beras kualitas super yang semula Rp 10,5 per kilogram, saat ini tembus Rp 11,5 ribu. “Saya ndak tahu penyebab terjadinya kenaikan harga. Tapi yang pasti, akhirakhir ini sedikit demi sedikit semua harga sembako naik,” kata Nuaraini, salah seorang penjual sembako.

Di sisi lain, harga cabai dan bawang merah serta an bawang putih terpantau stabil. Untuk cabai rawit saat ini dijual Rp 48 ribu per kilogram. Sedangkan untuk cabai besar di harga harga Rp 60 ribu perkilogram. “Kalau harga cabai masih stabil. Kadang turun kadang naik. Naiknya juga tidak seberapa,” terang M. Ari, satu seorang pedagang sayuran. (nif/nay) Editor : Mardi Sampurno
#daging dan telur #Stabil #Melejit #bumbu dapur