Jelang memasuki tahun ajaran baru 2022/2023, penjualan meningkat drastis. Contohnya tersaji di lantai dua Pasar Besar Malang. Dalam sepekan terakhir, para penjual seragam sekolah di sana kebanjiran pembeli.
Seperti disampaikan Ahmad Riyadi, pemilik toko Yulia. Pada hari-hari biasa, dia umumnya hanya mampu menjual satu hingga dua setel saja. Namun di bulan ini, khususnya pekan ini, omzetnya naik hampir 100 persen. ”Penjualan meningkat pesat, yang paling laris seragam SD,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Malang.
Riyadi mengaku senang, sebab bulan ini menjadi kali pertama dia melayani banyak pembeli setelah dua tahun terkena imbas pandemi. ”Karena sekolah sudah tatap muka, jadi orang banyak yang beli seragam baru,” imbuhnya. Dalam sehari, dia mengaku bisa menjual 10 setel seragam sekolah.
Untuk harga, meski ada peningkatan permintaan, Riyadi mengaku tidak menaikkan banderolnya. ”Tergantung ukuran dan mau lengan panjang atau pendek. Kisarannya mulai harga Rp 95 ribu hingga Rp 100 ribu per potong baju,” kata dia.
Andi Setiawan, salah satu pembeli di toko Riyadi, terlihat membelikan seragam untuk putrinya yang akan masuk sekolah Senin nanti (18/7). ”Saya beli dua setel seragam. Merah putih dan Pramuka,” ujar pria asal Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang itu. Putrinya, Najwa Aisyah Kasih, mengaku senang akan masuk sekolah lagi pekan depan. ”Saya baru mau kelas satu, tidak sabar ingin masuk sekolah,” ujar bocah berusia tujuh tahun yang akan masuk ke SDN Sitirejo 02 itu. (mit/by) Editor : Mardi Sampurno