Kepala Seksi (Kasi) Penilaian dan Kurikulum Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Kota Malang Muflikh Adhim mengatakan, dalam rangka revitalisasi UKS, pihaknya meminta sekolah untuk mempersiapkan sarana prasana UKS. Sarana prasarana itu disiapkan melalui dana BOS “Karena selama pandemi kan UKS belum ada kegiatan. Sekarang kami minta (sekolah) menyiapkan. Antara lain menyediakan tabung oksigen,” ujar Adhim, beberapa waktu lalu.
Adhim menjelaskan, dana BOS juga diprioritaskan untuk penanganan Covid-19. Setiap sekolah mendapatkan dana tersebut dan berhak membelanjakan sesuai kebutuhan masing-masing “”Merujuk ketentuan, dana BOS dihitung dari jumlah siswa. Nanti sebanyak 30 persen bisa digunakan untuk barang dan jasa,” imbuh Adhim.
Selain pengadaan barang dan jasa, dia mengatakan, revitalisasi UKS juga dilakukan melalui program pelatihan. Di antaranya program pelatihan kesehatan untuk remaja yang digelar oleh Dinkes Kota Malang.
Selain dinkes, stakeholder lain yang akan dilibatkan. Misalnya melalui perusahaan dalam corporate social responsibility (CSR). Pada waktu dekat, katanya, ada perusahaan yang berencana menyalurkan CSR ke 50 SD negeri dan 10 SD swasta di Kota Malang. Dana tersebut untuk kebutuhan kelengkapan UKS. “Bantuannya berupa obat-obatan hingga pengukur tinggi badan. Hal itu berlaku untuk sekolah, baik yang memiliki fasilitas UKS lengkap maupun yang belum memadai,” katanya. (mel/dan) Editor : Mardi Sampurno