Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Manfaatkan Aplikasi, Beri Layanan Antar Jemput

Bayu Mulya Putra • Minggu, 6 Oktober 2024 | 19:30 WIB
MINIM TATAP MUKA: Outlet Laundry Hancabarasih di Jalan Serayu, Bunulrejo tetap menerima kiriman cucian dari pelanggan.
MINIM TATAP MUKA: Outlet Laundry Hancabarasih di Jalan Serayu, Bunulrejo tetap menerima kiriman cucian dari pelanggan.

LAUNDRY Hancabarasih memanfaatkan aplikasi di website untuk menjalankan bisnisnya.

Selain itu, hampir 90 persen operasional di sana memakai sistem antar jemput menggunakan kurir.

Melalui website, pelanggan dapat mengisi form order.

Berisi nama, alamat, nomor handphone, jenis layanan dan tanggal pengambilan.

Di dalam website tersebut juga terdapat informasi lengkap.

Seperti daftar layanan hingga daftar harga.

Sehingga pelanggan tidak perlu datang ke outlet sama sekali.

Apabila terdapat informasi lain yang dibutuhkan, pelanggan bisa menghubungi nomor yang tertera.

Pemilik Hancabarasih laundry Riswandi mengatakan, ide untuk sistem bisnis tersebut muncul dari pengalamannya berbisnis laundry sejak 2008.

"Jadi saya belajar dari pengalaman selama laundry kiloan biasa yang datang ke outlet, kata pria berusia 40 tahun tersebut.

Hingga pada 2017, dia mulai memanfaatkan website dan menggunakan metode antar jemput.

Sebelumnya, kebanyakan pelanggannya merupakan kalangan rumah tangga dan penginapan di Kota Malang.

Namun mereka harus datang ke outlet dan untuk mengantarkan dan mengambil baju.

Hingga akhirnya Riswan mulai berpikir untuk menciptakan website sebagai sarana komunikasi dan promosi agar lebih mudah.

Ternyata hal tersebut banyak disambut baik pe-langgannya.

Sejak awal buka, dia sempat berpindah-pindah outlet.

Mulai di daerah Kecamatan Lowokwaru, hingga di Daerah Bunulrejo, Kecamatan Blimbing.

Saat ini, karena memakai sistem online, tempat proses laundry atau biasa disebut tempat workshopnya berada di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Sementara pelanggannya mayoritas berada di Kota Malang.

Untuk itu, ada enam kurir yang bertugas di tempatnya.

Mereka dibagi dalam dua shift, yakni siang dan malam.

"Seluruh wilayah Kota Malang bisa kami handle, kecuali yang belum di wilayah Bumiayu," kata Riswan.

Meski tidak pernah bertatap muka dengan pelanggan, sebelum dan sesudah proses laundry, Riswan dan timnya selalu memotret pakaian pelanggan untuk memastikan tidak ada yang ter-tinggal.

"Agar menciptakan rasa aman dan nyaman untuk pelanggan, imbuhnya.

Meski menggunakan sistem antar jemput, tetap ada pelanggan yang memilih mengantar dan meng- ambil baju ke outlet.

Untuk itu, Riswan bekerja sama dengan beberapa outlet di sembilan lokasi untuk menitipkan barang laundry sementara.

Sementara proses mencucinya tetap dilakukan di lokasi workshop. (dur/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Aplikasi #Memanfaatkan #antar jemput #Layanan #beri