MALANG KOTA – Jawa Pos Radar Malang kembali menggelar Gema Ramadan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang serta Universitas Islam Malang (Unisma).
Tahun ini, event lomba anak Islami itu di ikuti 250 peserta.
Mereka berasal dari sekolah dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Malang.
Koordinator Gema Ramadan 1446 H Bachtiar Eko S. men jelaskan, ada 3 kategori yang dilombakan pada tahun ini.
Yakni hafiz Alquran, tartil, dan dai cilik.
Proses seleksi di lakukan di Gedung Al Asyari Unisma sejak kemarin (21/3).
Rencananya, seleksi akan dilanjutkan di tempat yang sama hari ini (22/3).
”Tahun lalu seleksinya dila kukan secara online. Peserta cukup mengirim video sesuai format lomba, lalu kami kurasi untuk bisa masuk tahap selanjutnya. Untuk tahun ini seleksi kita lakukan secara langsung agar bisa bertemu dengan 250 anak dan merasa kan antusiasnya,” ujar Bachtiar.
Dia menambahkan, 250 peserta yang menjalani seleksi selama dua hari akan disaring menjadi 90 peserta.
Masing masing kategori lomba menyisakan 30 peserta.
Nantinya, 30 peserta dari masing-masing kategori itu memperebutkan 7 posisi teratas sebagai pemenang Gema Ramadan 1446 H.
Dewi, salah satu orang tua peserta lomba hafiz Alquran asal SDN Bunulrejo 2 mengaku baru pertamakali mengikutkan anaknya bersaing dalam event Gema Ramadan.
Dia berharap event itu menjadi agenda yang berkelanjutan bagi para peserta.
”Sehingga bisa membantu menghasilkan generasi Qurani di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, peserta yang lolos seleksi ke tahap selanjutnya akan diumumkan melalui akun Instagram Jawa Pos Radar Malang.
Rencananya, Final Gema Ramadan 1446 H dilaksanakan pada Minggu (23/3) di Gedung Pascasarjana Unisma.
Pada hari yang sama, rangkaian acara tersebut di tutup dengan penganugerahan pemenang dengan total hadiah jutaan rupiah serta trofi yang akan di Gedung Gus Dur Unisma. (wb4/fat)
Editor : A. Nugroho