Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

21 Pelajar Raih Predikat Terbaik Gema Ramadan

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 24 Maret 2025 | 19:22 WIB
BANGGA: sebanyak 21 peserta terbaik gema ramadan 1446 h berfoto bersama setelah menerima piala dan piagam penghargaan di gedung Pascasarjana UNISMA (23/3). ( SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)
BANGGA: sebanyak 21 peserta terbaik gema ramadan 1446 h berfoto bersama setelah menerima piala dan piagam penghargaan di gedung Pascasarjana UNISMA (23/3). ( SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)

MALANG KOTA – Rangkaian lomba anak Islami bertajuk Gema Ramadan 1446 H tuntas dilaksanakan kemarin (23/3).

Sebanyak 21 pelajar SD dan MI dinobatkan menjadi pemenang dalam tiga kategori.

Pemberian penghargaan dilaksanakan di Gedung Pasca sarjana Universitas Islam Malang (Unisma).

Gema Ramadan digelar Jawa Pos Radar Malang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang serta Unisma.

Lomba itu mempertandingkan tiga kategori.

Yakni kategori hafiz, tartil Alquran, dan dai cilik.

Dari total 250 peserta yang mengikuti lomba, masing masing kategori memilih tujuh pemenang (lihat grafis).

Photo
Photo

 

 

Rektor Unisma Prof Drs H Junaidi MPd PhD mengapresiasi penyelenggaraan Gema Ramadan yang sejalan dengan kegiatan pendidikan di Unisma.

Terutama pada poin pengembangan karakter religius mahasiswa.

Apalagi juri dalam perlombaan itu adalah para mahasiswa dari Unisma.

Salah satunya Viqqi Razaqtana yang merupakan juara 1 Dai Tingkat Internasional di Turki.

Menurut Junaidi, Gema Ramadan juga menjadi salah satu ajang pendidikan bagi anak anak untuk turut menyebarkan Islam yang rahmatan lil alamin.

”Seluruh peserta sudah menjadi pemenang. Yang belum men dapatkan juara harus optimistis dan semangat meningkatkan kapasitas diri,” ungkapnya.

Direktur Jawa Pos Radar Malang Tauhid Wijaya menambahkan, Gema Ramadan menjadi ajang anak-anak usia sekolah dasar untuk belajar berdakwah, menyiarkan agama dengan cara dan tutur kata yang baik.

Kegiatan itu juga akan terus digelar setiap tahun.

“Tahun ini bertepatan dengan Dies Natalis Unisma ke 44,” tuturnya.

Menurut Tauhid, tantangan generasi muslim saat ini tidak mudah karena tidak ada batas antar negara.

Pertempuran ideologi dan pemikiran terjadi dengan sangat mudah.

“Dan kampus Unisma menjadi salah satu tempat yang tepat untuk menyebarkan nilainilai Islam itu,” pungkasnya. (dur/fat)

Editor : A. Nugroho
#jawa pos radar malang #gema ramadan #disdikbud #Kota Malang #lomba