MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memetakan pasar takjil besar di Kota Malang. Sementara ini ada lima titik pasar takjil yang besar. Di antaranya di Jalan Surabaya, area Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ), Jalan Raya Sulfat, dan Jalan Raya Muharto.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan, sejauh ini masih lima titik pasar takjil yang diawasi. Dia menduga masih ada kemungkinan penambahan di titik lain. “Kami tetap memantau jalannya pasar takjil. Tentunya untuk membantu UMKM di Kota Malang bertemu target pasarnya,” terangnya.
Sedangkan Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Mustaqim Jaya menegaskan, pihaknya bakal mengawasi pasar takjil. "Yang kami tahu ada di Jalan Surabaya, karena memang sudah dikoordinasikan dengan pihak Kecamatan Klojen. Kalau tidak kan termasuk PKL liar," kata dia.
Selanjutnya ada di Jalan Danau Maninjau, Sawojajar. Pihak yang mengoordinasi penyelenggaraan pasar takjil di sana juga sudah berkomunikasi dengan satpol PP. "Kalau pasar takjil di TKBJ sudah rutin digelar dan diselenggarakan di dalam," sambung pejabat eselon III B Pemkot Malang tersebut.
Kendati sudah menjadi kegiatan rutin, pihaknya meminta pedagang di pasar takjil untuk selalu menjaga ketertiban dan mematuhi peraturan. "Tidak boleh sampai di badan jalan, taman, atau fasilitas umum lainnya kecuali yang memiliki izin keramaian dari kepolisian," terang Mustaqim.
Selain itu, dia mengatakan, satpol PP juga mengimbau agar pedagang di pasar takjil selalu menjaga kebersihan. "Setelah selesai berjualan harus dibersihkan. Lalu sampah harus dibuang ke tempat yang sudah ditentukan," pungkas dia. (aff/mel/dan)
Editor : A. Nugroho