Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dihantui Rekor Minor di Markas PSM

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Jumat, 20 Oktober 2023 | 20:00 WIB

 

PSM Makassar bakal menjadi tembok kuat bagi Charles Raphael dkk untuk berburu tiga poin
PSM Makassar bakal menjadi tembok kuat bagi Charles Raphael dkk untuk berburu tiga poin

PAREPARE - Misi Arema FC mendapat poin penuh saat bertandang ke PSM Makassar nanti malam (19.00 WIB) tidak akan mudah diwujudkan.

Itu karena kandang tim berjuluk Juku Eja itu kerap angker bagi Bagas Adi Nugroho dkk.

Sejak era Liga 1 bergulir 2017 lalu, Singo Edan sudah empat kali tumbang saat tampil di Sulawesi Selatan.

Dalam laga nanti malam, juara bertahan BRI Liga 1 musim 2022/2023 itu diprediksi bakal tampil dengan penuh motivasi.

Anak asuh Bernardo Tavares terpacu mendapatkan hasil maksimal untuk menghindari zona merah.

Ya, Juku Eja berpotensi berada di posisi tersebut karena margin poin mereka dengan zona degradasi tidak terlalu jauh.

Sebagai informasi, saat ini kesebelasan yang identik dengan kostum merah itu ada di peringkat 13.

Mereka mengumpulkan 18 poin, dan hanya berselisih lima poin dengan tim di zona merah.

Alhasil, mereka perlu menang nanti malam untuk mengamankan posisi.

Pelatih Kepala Arema FC Fernando Valente memastikan timnya tidak akan keder dengan statistik minor saat bertandang ke Sulawesi Selatan.

Itu menjadi salah satu motivasi skuadnya di pertandingan nanti malam.

”Kami akan berupaya mengubah catatan itu,” terang juru taktik asal Portugal tersebut.

Dia sadar bila timnya harus bisa mencuri poin di Stadion B.J. Habibie.

Itu demi membuka peluang lolos dari zona merah sebelum putaran pertama selesai.

Pulang dengan tangan hampa akan menyulitkan timnya.

Sebab saat ini jarak dengan tim di zona aman seperti Persita Tangerang masih dua poin.

”Saat ini adalah kesempatan kami untuk naik peringkat,” papar mantan pelatih Santa Clara tersebut.

Berdasar hitung-hitungan koran ini, apabila Arema FC kalah dan Persita Tangerang menang pada pekan ke-16 BRI Liga 1, maka laga terakhir Singo Edan pekan depan sudah tidak berarti.

Artinya mau menang atau kalah Singo Edan akan tetap berada di zona merah hingga pengujung putaran pertama.

Malah, Arema FC berpotensi turun peringkat apabila Persikabo yang ada peringkat 17 mampu sapu bersih dua laga terakhir di putaran pertama.

Pekan ini Persita Tangerang akan bermain di kandangnya melawan Persis Solo.

Sedangkan, Persikabo 1973 melawan PSIS Semarang.

Meski dalam tekanan, Valente melihat anak asuhnya tengah berada dalam kepercayaan diri yang bagus.

Kekalahan dari Borneo FC pada 6 Oktober lalu sudah dilupakan.

”Mereka (pemain, red) tengah dalam suasana dan semangat yang bagus. Saya pikir 100 persen siap bermain maksimal,” paparnya.

Menurutnya, tiga hari pemusatan latihan di Kota Batu memberikan banyak manfaat positif.

Mulai dari chemistry, pemahaman konsep bermain dengan kolektif, sampai tingkat kebugaran.

Sekarang tinggal fokus dan konsentrasi sepanjang laga.

”Dan yang paling penting bermain lepas,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares menyebut bila timnya akan berusaha keras menyudahi paceklik kemenangan.

Terakhir kali kesebelasan yang identik dengan kostum merah itu menang terjadi pada awal September lalu.

Tepatnya saat melawan Barito Putera.

Setelah itu, mereka merasakan tiga kekalahan beruntun.

”Kami harus bekerja keras kembali. Apa yang terjadi sebelum laga ini harus dilupakan,” paparnya.

Menurut dia, Arema FC bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata karena ada di zona merah.

Dia yakin Charles Raphael dkk datang ke Parepare dengan motivasi tinggi.

”Karena itu kami tidak hanya mewaspadai satu atau dua pemain mereka. PSM harus bertahan dan menyerang bersama-sama,” terangnya. (gp/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC VS PSM Makassar #rekor