Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Unggul FC Malang Berusaha Perbaiki Problem Transisi Permainan

Galih R Prasetyo • Sabtu, 1 Februari 2025 | 19:40 WIB
TERUS BERBENAH: Andres Dwi Persada (kanan) berebut bola dengan pivot Unggul FC Malang Armia Zainul dalam sesi latihan di Unggul Sport Center, Kamis lalu (30/1). (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)
TERUS BERBENAH: Andres Dwi Persada (kanan) berebut bola dengan pivot Unggul FC Malang Armia Zainul dalam sesi latihan di Unggul Sport Center, Kamis lalu (30/1). (SATRIA CAHYONO/RADAR MALANG)

KABUPATEN-Unggul FC Malang terus berbenah seusai hasil kurang maksimal di Pro Futsal League (PFL) seri Surabaya.

Andres Dwi Persada dkk ingin segera kembali ke jalur kemenangan.

Tujuannya untuk memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen Fafage Banua.

Salah satu materi evaluasi yang tengah mereka kerjakan di Unggul Sport Center adalah transisi permainan.

Aspek itu dilihat menjadi salah satu penyebab kehilangan poin saat lawan Kuda Laut Nusantara, 25 Januari lalu.

Pelatih Kepala Unggul FC Malang Joao Almeida mengatakan, hal itu merupakan salah satu kelemahan dalam beberapa laga terakhir.

Para pemain tidak bisa mengantisipasi transisi cepat serangan balik lawan.

Akibatnya, tim kebobolan tiga gol di laga lawan Kuda Laut Nusantara.

”Ini merupakan hukuman bagi kami atas performa kurang maksimal,” jelas dia.

Karena itu, dalam sesi latihan di Unggul Sport Center (USC), para pemain dibagi menjadi dua tim.

Salah satu tim bertugas untuk menyerang, sementara satu lagi untuk bertahan.

Bola akan diberikan kepada tim penyerang dari tengah lapangan.

Sementara tim bertahan, tidak langsung menghadang lawan mereka.

Namun harus lari terlebih dahulu melewati garis tengah lapangan.

Baru menuju ke daerah pertahanan.

Joao menjelaskan, menu latihan itu untuk membuat para pemain bisa mengambil keputusan di saat terjadi serangan balik.

Selain itu, untuk menguji kecepatan para pemain.

”Untuk tim penyerang, mereka belajar untuk memaksimalkan kesempatan membuat gol lewat situasi itu,” ungkap dia.

Tidak hanya itu, Joao ingin menempa kemampuan para pemain dalam memanfaatkan sisi sayap.

Tujuannya, mereka bisa lebih leluasa dalam menguasai permainan.

Lalu menambah opsi terciptanya gol.

Selain itu kombinasi latihan itu secara otomatis juga menempa fisik pemain.

Baginya, kebugaran dan aspek teknis harus seimbang.

”Alasannya, dua hal tersebut saling menunjang,” katanya.

Apalagi dalam laga PFL selama ini, setiap laganya berjalan dengan sangat ketat. (tio/gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pro futsal league #Pemain #Fafage #malang #Unggul FC