Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

35 Sekolah Jadi Pilot Project Ekskul E-Sport

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Sabtu, 1 April 2023 | 19:00 WIB
JAJAL : Wali Kota Malang Sutiaji mencoba fasilitas rumah M-Zone. (Humas Pemkot Malang for Radar Malang)
JAJAL : Wali Kota Malang Sutiaji mencoba fasilitas rumah M-Zone. (Humas Pemkot Malang for Radar Malang)
 

MALANG KOTA – SD dan SMP di Kota Malang bakal punya ekstrakurikuler baru, yakni e-sport.

Tahap awal, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang bakal menunjuk 35 sekolah sebagai pilot project. Sekolah rintisan e-sport terdiri dari 10 SMP dan 25 SD.

”Untuk jenjang SMP, setiap kecamatan nantinya ada dua sekolah (yang mempunyai ekstrakurikuler e-sport,” ujar Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana kemarin (31/3).

Sedangkan untuk jenjang SD, 25 sekolah tersebut tersebar di lima kecamatan. Yakni Kedungkandang, Blimbing, Lowokwaru, Klojen, dan Sukun.

”Akan ditunjuk lima sekolah per kecamatan,” kata mantan Kabag Umum Setda Kota Malang itu.

Pria asal Bantul, Jogjakarta itu menargetkan, ekstrakurikuler e-sport tersebut terwujud pada tahun ajaran baru 2023/2024. Namun mengenai sekolah mana saja yang ditunjuk, sementara ini belum diketahui.
Baca Juga : Kota Malang Resmi Punya Rumah E-Sport.

”Ini masih gambaran saja, belum tahu sekolah-sekolah mana saja (yang jadi pilot project),” terang pejabat eselon II B Pemkot Malang itu.

Pejabat yang lama berkarier di lingkungan disdikbud itu memaparkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan lembaga terkait.

Salah satunya adalah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang. Koordinasi tersebut bertujuan mengatur secara strategis pengadaan ekstrakurikuler e-sport.

Sehingga kegemaran game pada anak-anak terarah sekaligus terkontrol. “Kami perlu duduk bareng terlebih dahulu dengan KONI dan teman-teman organisasi e-sport,” kata Suwarjana.

Suwarjana mengakui, selama ini sekolah di Kota Malang belum mempunyai ekstrakurikuler e-sport.

Padahal, dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim yang diselenggarakan di Jember tahun 2022 lalu, delegasi dari Kota Malang berhasil membawa medali.

Untuk itu, pihaknya akan mendorong agar e-sport bisa lebih dikenal masyarakat. Sehingga, masyarakat tak lagi memandang game sebagai sebuah musuh.

Melainkan menjadi sesuatu yang menjanjikan, asal ditekuni dan ada dari bimbingan profesional.(dre/dan) Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
##malangkipa #radarmalang ##wisatamalang ##jawaposradarmalang #berita malang hari ini ##mobilelegend ##mediaonlinemalang ##beritamalanghariini #pubg ##mahasiswamalang #esport