Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Seragam untuk Seluruh SD dan SMP Bakal Gratis

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Senin, 31 Juli 2023 | 21:00 WIB
Ilustrasi pegawai toko menata seragam sekolah dasar di Kota Malang.
Ilustrasi pegawai toko menata seragam sekolah dasar di Kota Malang.

MALANG KOTA – Ada kabar gembira bagi calon wali murid SD dan SMP di Kota Malang. Tahun depan, Pemkot Malang bakal mengalokasikan dana pembelian seragam untuk seluruh siswa baru SD dan SMP melalui APBD 2024. Kebijakan itu diharapkan bisa mengakhiri polemik pengadaan seragam yang selalu terjadi pada saat penerimaan peserta didik baru.

Rencana itu diungkapkan langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji. Realisasinya bisa dalam bentuk subsidi. Bisa pula pemberian seragam secara langsung kepada siswa. Namun kebijakan itu khusus untuk SD dan SMP saja. Sebab jenjang SMA merupakan tanggung jawab Pemprov Jatim. “Kami akan siapkan melalui APBD 2024,” tuturnya.

Dia menegaskan bahwa masalah seragam harus menjadi perhatian serius. Ketika sekolah sudah gratis, namun harga seragam masih mahal, hal itu tetap saja memberatkan masyarakat. ”Ketika tahun ajaran baru, jangan sampai siswa dan orang tua bingung mikir seragam,” imbuhnya.

Seragam gratis untuk SD dan SMP sebenarnya sudah menjadi program tahunan Pemkot Malang. Tapi jumlahnya belum mencakup keseluruhan siswa. Tahun lalu program itu memberikan 1.500 seragam. Sementara tahun ini kuotanya ditambah menjadi 3.000 seragam.

Menanggapi rencana itu, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Ahmad Fuad Rahman langsung memberikan dukungan. Apalagi dewan juga sudah meminta tambahan kuota seragam gratis untuk siswa setiap tahun. “Kami terus koordinasi dengan dinas pendidikan dan kebudayaan. Sepertinya tahun depan bisa ditambah lagi penerima seragam gratis. Bisa 4.000 sampai 5.000 kuota,” jelasnya.

Fuad juga menegaskan bahwa program seragam gratis bisa memanfaatkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa). Karena menurutnya, program ini sudah jelas sasarannya, sehingga anggaran bisa terserap secara maksimal. “Daripada tiap tahun Silpa sampai ratusan miliar. Anggaran sebesar itu bisa untuk seragam sekolah. Karena sangat jelas manfaatnya bagi masyarakat,” tegas Fuad.

Hal senada diungkapkan Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Suryadi. Dia bahkan meminta program itu tak hanya menyasar sekolah negeri saja. Melainkan juga sekolah swasta. Dia memperkirakan Pemkot Malang hanya perlu mengalokasikan anggaran sekitar 28 miliar. “Itu bila per siswa dijatah Rp 1 juta untuk kebutuhan seragamnya,” ucapnya.

Di bagian lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang Suwarjana juga menyambut baik rencana pemkot. Menurutnya, program seragam gratis sekaligus bisa mengakhiri kesalahpahaman wali murid tentang penjualan seragam di koperasi sekolah. ”Pembelian seragam di koperasi itu hanya sebagai opsi saja. Barangkali ada orang tua yang menghendaki untuk membeli. Kalau pun tidak ya tidak apa-apa,” ungkapnya.

Suwarjana menambahkan, tahun ini pihaknya juga telah menyiapkan seragam gratis bagi siswa tidak mampu. Jumlahnya 3.000 setel untuk siswa baru SD maupun SMP. ”Yang 1.500 setel untuk siswa SD, dan 1.500 setel lainnya untuk siswa SMP,” terangnya.

Ada tiga jenis seragam yang disediakan melalui program tersebut. Yakni seragam merah putih, biru putih, serta seragam Pramuka. Sedangkan seragam khas sekolah dan pakaian olah raga masih belum. Terkait kemampuan APBD untuk penyediaan seragam gratis, Suwarjana mengaku sangat optimistis.

Karena itu pihaknya akan segera membuat hitungan-hitungannya. Misalnya, lulusan SD tahun ini sekitar 14 ribu. Kemungki nan yang masuk SD juga sama, yakni 14 ribu. ”Jadi kita harus menyediakan seragam untuk 28 ribu siswa baru jenjang SD dan SMP,” tandasnya. (adk/dre/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#seragam sekolah gratis #malang