MALANG KOTA - Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Malang (Unisma) 2023-2027 resmi dijabat Mohammad Nuruddin SPt MM. Pada Sabtu (3/2), dia dilantik di Gedung Pascasarjana Unisma.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi. Maskuri mengatakan, yang dibanggakan oleh universitas bukan gedung atau fasilitas yang ada. Melainkan alumni-alumni Unisma yang saat ini sudah tersebar puluhan ribu orang di seluruh pelosok dunia.
Menurutnya, alumni Unisma harus berperan aktif untuk memberikan kontribusi positif dalam perubahan dan kemajuan dalam berbagai hal. Bahwa para alumni dapat menjadi penggerak berdasarkan dengan bidang masing-masing.
”Alumni Unisma harus menjadi pemain, bukan hanya menjadi penonton dalam perubahan,” tuturnya.
Sehingga, alumni Unisma harus memiliki cita-cita yang besar dan gebrakan yang inovatif. Ia berharap tahun ini akan muncul usaha-usaha baru. Pihaknya berharap, ke depan IKA Unisma akan semakin melesat maju dan semakin solid dan berkontribusi dalam pengembangan para lulusan maupun memperkuat kelembagaan Unisma lebih maju lagi.
Ketua IKA Unisma Mohammad Nuruddin SPt MM mengatakan, alumni Unisma memiliki 3T. Yakni Tahan, Tangguh, dan Transformasi. Dengan berbagai proses yang dijalani dan melewati berbagai tantangan yang ada, alumni Unisma tahan terhadap struktur dinamika ekonomi hingga politik.
”Dari ketahanan ini kemudian melahirkan ketangguhan dan sebuah transformasi. Tentunya, IKA Unisma akan terus bertransformasi menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.
IKA Unisma diharapkan mampu melakukan perubahan yang lebih baik. Terobosan dan inovasi kedepan akan menjadi kontribusi yang positif terhadap pengembangan kampus Unisma yang lebih hebat.
Dalam acara tersebut juga sekaligus dilaksanakan launching aplikasi IKA Unisma untuk mewadahi anggota. Aplikasi itu menjadi media publikasi karya-karya mereka dalam memajukan kampus, masyarakat, bangsa, dan negara. Selain itu, juga dilancung Restu Cafe yang berbentuk coworking space bertujuan untuk penggerak ekonomi.
”Mudah-mudahan dari yang kecil sampai tumbuh, Restu Cafe menjadi ruang berkumpul untuk melahirkan pemikiran atau ide kreatif dalam memajukan kampus ini,” tuturnya. (dur/adn)
Editor : Aditya Novrian